RSS

Khawatir Berlebihan, Normalkah?

13 Feb

Anda termasuk seseorang yang kerap dilanda rasa khawatir? Tidak saja khawatir pada pekerjaan Anda hari ini, kondisi anak-anak dan keluarga, atau cicilan kredit setiap bulannya. Tetapi juga, pada berbagai hal yang belum tentu terjadi?

 Gambar

Jika rasa khawatir itu terus muncul bahkan sangat mengganggu konsentrasi pikiran Anda setiap harinya, waspadalah. Karena, menurut Psikiater dari Klinik Psikosomatik RS OMNI Alam Sutera, Dr.Andri Sp.KJ, ada kecenderungan Anda mengalami gangguan kejiwaan yang disebut dengan Generalized Anxiety Disorder (GAD) atau  Gangguan Kecemasan Menyeluruh.

 

Menurut, Dr.Andri gangguan kejiwaan ini lebih banyak dijumpai pada pasien perempuan dibandingkan laki-laki. Sayangnya, penyebab munculnya gangguan ini belum banyak diketahui. Salah satu teori menunjukkan, bahwa kondisi ini ada kaitannya dengan sistem kerja syaraf di otak yang tidak seimbang.

 

”Sejumlah kalangan ahli meyakini gangguan ini ada kaitannya dengan sistem otak yang tidak seimbang, terutama senyawa kimia penting dalam sistem syaraf yang disebut monoamine,”kata dr.Andri.

 

Sementara, kalangan ahli kejiwaan (psikolog) mengemukakan dua terori, yakni teori Psikoanalisis yang dikemukakan oleh Sigmund Freud. Ia mengatakan kondisi ini terkait dengan konflik internal bawah sadar yang tidak terselesaikan dan akhirnya timbul dalam kekhawatiran yang terus menerus sepanjang hidup.

 

Lainnya, yakni teori kognitif yang mengungkapkan bahwa gangguan kecemasan sangat berkaitan dengan cara individu melihat kehidupannya. Mereka yang terserang biasanya cenderung melihat dari sisi negatif atau “memilih” untuk tetap selalu berpikir negatif. Yang pada akhirnya, hanya akan menambah tingkat kecemasannya saja.

 

Perlukah Berkonsultasi?

 

Sebagian besar pasien yang dirawat Dr.Andri, memilih untuk tidak berobat atau menunda pengobatan sebelum akhirnya merasa sangat tidak nyaman. Atau ketika keluhan-keluhan fisik (psikosomatik) sudah mulai muncul. Tidak heran biasanya kondisi ini menahun.

 

Dalam perawatan dan pengobatan pasien dengan gangguan kecemasan menyeluruh, tentu harus diperhatikan lebih dulu sumber penyebab kecemasan. Untuk itu, sistem terapi dalam kasus ini tidak bisa hanya berdiri dari satu bidang saja. Melainkan meliputi sisi biologis (psikofarmaka) dan sisi psikologis (psikoterapi), termasuk di dalamnya dukungan suportif dari lingkungannya.

 

”Pengobatan dengan obat psikofarmaka telah terbukti secara ilmiah mampu memberikan perbaikan pada pasien. Obat golongan SSRI seperti Sertraline dan obat golongan SNRI seperti Venlafaxine dinyatakan telah banyak membantu perbaikan pasien dengan gangguan kecemasan menyeluruh,”ungkap Dr.Andri.

 

Buspirone juga merupakan obat antidepresan pilihan untuk terapi ini walaupun belakangan sudah lebih ditinggalkan pemakaiannya dalam praktek sehari-hari karena Buspirone bekerja lebih lama dan sangat spesifik untuk gangguan cemas menyeluruh saja.

 

Sementara itu, pasien juga perlu menjalani psikoterapi dengan pendekatan terapi kognitif. Yakni, dengan mengfokuskan upaya untuk mengurangi pikiran-pikiran negatif dan mengalihkannya ke hal yang lebih positif. ”Mengalihkan dan mengurangi pikiran-pikiran negatif ini pada prakteknya butuh waktu yang panjang sehingga terkadang pasien harus mengikuti pengobatan sampai beberapa bulan bahkan tahun,”katanya.

 

Gejala dan Tanda

1. Perasaan khawatir berlebihan terhadap hampir semua aspek kehidupan

2. Perasaan lelah berlebihan yang tidak disebabkan karena faktor kelelahan fisik

3. Iritable atau mudah tersinggung

4. Sulit konsentrasi

5. Gejala fisik seperti kaku otot (pegal2), gangguan tidur atau sulit relaks

 

Jika Anda mengalami sedikitnya tiga dari gejala-gejala tersebut, segeralah temui Psikolog untuk menentukan diagnosis.

 

Diterbitkan di Jurnal Nasional (Jurnas.com)


 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Februari 13, 2012 in Tak Berkategori

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: