RSS

Memanjakan si Nanny

03 Jan

maksud hati agar dia betah, nyaman dan bersikap baik dengan anak. Eehhh, dianya malah melonjak. Kalau bukan karena saya butuh, mungkin dah disuruh pulang ni orang.

anak gadis yang usianya kurang lebih 24 tahun itu, saya jadikan pengasuh untuk anak saya plus yang “bersih-bersih” rumah. Cerita saya mendapatkannya sedikit panjang dan dramatis.

setelah 3 bulan cuti, saya belum juga mendapatkan orang untuk mengasuh rafi. Cari orang untuk digaji sebagai pembantu sedikit sulit saat ini. Sementara saya belum punya uang lebih untuk mengambil pengasuh dari yayasan.

lalu, di malam terakhir cuti saya dan ditengah kegundahan dan kebingungan untuk mendapatkan orang untuk menjaga anak selama saya bekerja. Syukurlah, saat itu juga allah memberikan jalan keluar melalui teman saya yang satu itu.

saya dikenalkan dengan nanny ini, perantau dari medan yang tidak mujur setibanya di jakarta. Cerita awalnya, dia diminta saudaranya di jakarta untuk bantu-bantu. Karena saudaranya itu punya kost-kostan dan ia sedikit kewalahan akibat kecelakaan. Kakinya harus di pin.

menurut pengakuan si nanny, ia sering dipukul dan dimarahi tampa alasan yang jelas. Bahkan oleh majikan yang saudaranya itu, nama si nanny diburuk-burukkan di kampung. Akhirnya satu malam iapun diusir.

tidak jelas mengapa ia diusir, tapi tuhan melindunginya dengan memberikan jalan untuk bertemu saya.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Januari 3, 2010 in aku dan dia, Darmawan big Family

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: