RSS

Jogjakarta Macet, Presiden Lewat

19 Apr

baca judulnya, ingat lagu si Komo yang dinyayikan ka seto ya…

“macet lagi, macet lagi…gara-gara si komo lewat..”

begitu kira-kira lagunya..

bedanya yang lewat Presiden saat melakukan kunjungan kerja di Yogyakarta

tapi tidak bearti aku menyamakan Presiden dengan komo ya

berabe nanti, bisa tidak pulang ke rumah deh

tapi, pengamanan jalan di Yogyakarta kemarin aku rasa memang terlalu berlebihan

lihat saja, setiap gang pasti ada polisi atau TNI atau satpam yang menjaga

jogja yang gak pernah macet selain di lampu merah

pagi itu pun menjadi macet..

well, kadang-kadang kalo di posisi rakyat, sering sebal juga kalo ada blokiran seperti itu

tetapi kalo dari segi rombongannya, wah makasi banget deh, kita jadinya bisa sampai tepat waktu untuk tugas kenegaraan..

well, semuanya memang punya sisi yang berbeda ya dalam melihat masalah..

jadi ngaco nulisnya

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada April 19, 2008 in jalan-jalan, reportase

 

3 responses to “Jogjakarta Macet, Presiden Lewat

  1. wong cakep

    April 25, 2008 at 9:46 pm

    berarti pak Presiden itu si Komo ya, abis bikin macet. wakakakaka….

     
  2. wong cakep

    April 25, 2008 at 9:50 pm

    memang tu si komo selalu begitu. bikin macet dimana2.. coba y, kalo mereka mau mengantri juga kayak orang kecil. seminggu tiga kali kayaknya perlu mereka membiasakan jadi orang kecil. dan seharusnya itu dilakukan oleh para orang besar, kenapa? y biar tahu bagaimana rasanya menjadi orang kecil itu g enak. 60 persen penduduk Indonesia kan orang misikin alias orang kecil.

    usulku ini hendaknya diperhatikan. karena dengan si komo membuat keputusan yang cerdas. polisi tidak perlu menstop para pejalan itu, karena secara otomatis jalannya lancar. kendaraan di jalan distop karena, selama ini jalan macet. makanya kalo bikin peraturan yang cerdas.

    aku kasih catatan penting satu “JALAN ITU MILIK UMUM, BUKAN MILIK PRIBADI, PENGUSAHA, PEJABAT, ATAU PEMERINTAH”. BUka mata Anda lebar-lebar. JIka Merasa sebagai pemimpin, maka lebih baik jika Anda tidak memanfaat kekuasaan, karena ini picik namanya.

     
  3. suci

    April 26, 2008 at 8:46 am

    setujuuuuuuuuuu……

    pemerintah kita terlalu banyak nonton film-film kerajaan nih, sampai suruh blokade begitu…

    bisa juga itu tanda pemimpin yang tidak tenang di tengah-tengah pengikutnya..

    perasaan kalau pemimpin dalam islam dulu gak ada cerita tuh yang jalan-jalan di blokir.

    kecuali, kalau memang ada hal yang urgen banget, sampai-sampai dia harus tiba di rumah cepat…

    tapi wong cakep, mereka kan ngerasanya cuma selama menjabat aja. paling gak liam tahun atau sepuluh tahun maksimal..

    selebihnya ngantri lagi deh…

    hihi…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: