RSS

Kisah di Kantor

15 Jan

Istana Kepresidenan

Percaya gak percaya, aku ikut saja pembagian rubrik yang baru ini. Aku yang kurang percaya diri dengan semua tulisan ku, akhirnya dikirim ke istana untuk ikut meliput aktivitas presiden.

Bangga? Ya tentu saja, karena aku tahu tidak semua wartawan bisa meliput disana. Takut? Ya, aku takut jalan reportase ku disana sama tak mulusnya dengan yang di eksplorasi.

Banyak pertanyaan yang sebenarnya muncul di benakku. Tepatnya prasangka buruk pada diri sendiri. Dimulai dengan pertanyaan kenapa aku yang dipilih padahal masih banyak teman lain yang kuyakin mampu. Adakah alasannya karena yang lain sudah ok di rubriknya masing-masing? Atau aku yang paling mudah dipindah-pindah tanpa diikuti gerutuan? Hingga mampukah aku mengemban tugas itu.

Abi pernah bilang kalo kemampuanku menulis yah masih bisa dibilang rata-rata. Dibandingkan rekan seangkatan, masih banyak yang lebih bagus. Mengapa tidak mereka? Apa karena terlalu sayang memindahkan mereka dari rubrik yang sudah membesarkan mereka? dan aku yang tulisannya gak jelas bakatnya kemana ini, bisa saja dipindahkan kemana-mana.

Tahu tidak, aku saja sampai demam saat ini, saat tahu Rabu nanti aku akan segera bertugas. Entahlah, sakit kepalaku jika terus berfikir yang negatif-negatif saja. Lewati saja dulu jalur perperangan ini, toh akan tetap ada akhir nya.  Juga kuatkan mental dulu untuk selalu berani bertanya jika tersesat di jalan. Yakinlah pasti akan ada yang membantu. Dan mulai selalu pagi hari dengan pikiran positif maka semuanya akan berjalan dengan baik.

Hah..bismillah bismillah…

wish me luck ya Freinds….

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Januari 15, 2008 in aku dan dia

 

2 responses to “Kisah di Kantor

  1. agusdd

    Januari 15, 2008 at 6:24 pm

    michan michan, kenapa kok grogi sih. umi pasti sakit karena tadi malem tdrnya kemaleman. hayo, tuh kan….

    ayo cepet sembuh ya..
    semangat!!!!! love u.

     
  2. cie maniez

    Januari 16, 2008 at 11:39 am

    ya iya dong…secaranya dunia sana masih tabu..
    hem, yang penting semangat dan percaya diri dulu
    gak boleh KO sebelum berperang bukan?
    makasi ya…say…

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: