RSS

Play Communication! Perusahaannya Anak Muda

03 Des

Dari Iseng Menuju Go International

Play! Communications adalah perusahaan yang memiliki 14 karyawan. Tapi dulu hanyalah sekumpulan mahasiswa yang ingin mencari uang lebih dengan mengerjakan beberapa proyek dari rekan-rekan kampus lainnya. Iseng-iseng berhadiah, begitulah kira-kira gambaran perjalanan perusahaan yang bergerak di bidang desain ini.

Tapi keisengan lima mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB) itu, kini berhasil membentuk sebuah perusahaan dengan omzet puluhan juta dalam setahun.

bayu-direktur-playcommunication-suci-2aaa.jpg

Mulai tumbuh sekitar 2002, perusahaan yang kini telah beralih menjadi Perseroan terbatas (PT) itu mengawali langkahnya dengan mendesain beberapa brosur yang banyak digunakan dalam penyelenggaraan seminar kampus, ekshibisi, atau pun suatu perusahaan.

“Target kami waktu itu memang hanya teman-teman mahasiswa di sekitar Bandung, baik ITB maupun kampus-kampus lainnya,” ujar Bayu Syerli Rachmat, Direktur Utama Plat!Communications, yang juga salah satu pendiri, kala ditemui di kantornya di Kelapa Gading Square, Jakarta. Selama tiga tahun selanjutnya, perusahaan kecil ini terus menunjukkan eksistensinya.

Seiring dengan bertambahnya wawasan para pendiri, mereka pun berniat untuk mematenkan perusahaan ini dalam bentuk yang lebih formal dan diakui secara hukum. “Tepatnya pada 2005, saya dan teman-teman akhirnya memutuskan untuk menjadikan perusahaan ini sebuah PT, dan diikuti dengan hijrah ke Jakarta. Saat itu, dalam satu tahun omzet kami sudah puluhan juga,” kata Bayu.

Di tahun selanjutnya (2006), bertepatan dengan pengadaan program Shell, LiveWire, Play!Communication ikut mendaftarkan diri. “Saya cuma ingin menilai seberapa jauh sih perusahaan kami diakui dalam bisnis. Terlebih lagi acara tersebut diadakan oleh perusahaan besar,”ujarnya.

Siapa sangka, perusahaan kecil itu terpilih menjadi pemenang bersama empat perusahaan lainnya yakni Fanindo Multifarm, Cucian Ekspress, dan Jogja Cryfish yang ketiganya berasal dari Yogyakarta, dan Xsoft Solution asal Jakarta, menyisihkan kurang lebih 1.200 proposal lainnya. Oleh Shell seluruh pemenang kemudian diberikan hadiah sebesar Rp25 juta. “Yah, lumayan untuk menambah modal,”ujar Bayu sambil tersenyum.

Bayu menilai keberhasilan perusahaan yang masih bau kencur ini masuk sebagai pemenang, tidak lain karena keformalan, dan keabsahan hukumnya. “Selain itu karena jelas terlihat perusahaan ini memiliki pandangan ke depan yang sudah cukup jelas. Saya juga tidak mau mendirikan perusahaan yang belum jelas arahnya ke mana,”katanya.

Akan tetapi, tidak seluruh pendiri Play! Communication tetap memantapkan jalannya untuk membesarkan perusahaan itu. “Tidak semuanya berpikir sama dan akhirnya tinggal saya dan seorang teman yang memperjuangkan perusahaan ini tetap hidup.”

Yang lainnya, kata Bayu, ada yang memilih untuk mengambil kuliah lagi, bekerja di perusahaan lain yang cukup besar, atau pun di pemerintahan. Ada pula yang mundur karena tidak betah di Jakarta.

Meskipun, kini hanya dia dan Rei, rekannya, yang mengurusi perusahaan, tidak produk yang dijualnya — kebanyakan desain untuk kalender, brosur-brosur maupun video profil — berakhir. Merasa keutuhan sebuah perusahaan PT belum cukup dengan kehadiran keduanya yang dasarnya hanya memiliki kemampuan mendesain, akhirnya diputuskan untuk mempekerjakan karyawan lainnya sesuai dengan kebutuhan perusahaan saat itu.

“Awalnya kami mengajak tiga teman lagi sebagai tim inti dari perusahaan ini. Diikuti dengan perekrutan sejumlah karyawan yang disesuaikan dengan kebutuhan suatu perusahaan,” ujar Bayu. Mereka mengisi posisi dalam tim pemasaran, administrasi, dan pengelola pajak, hingga akhirnya total karyawan mencapai 14 orang.

Bagi Bayu dan rekan-rekan lainnya, investor dan sumber daya manusia sangat berperan penting dalam keberadaan suatu perusahaan. “Mereka bagi saya merupakan investasi yang berharga,”ungkapnya. Untuk itu, Ia harus menjalankan perusahaan itu dengan keseriusan karena banyak tangan yang menadah padanya.

Selain itu, bagi perusahaan yang masih muda tentu membutuhkan tenaga-tenaga ahli yang bisa memberikan bantuan saran dalam mengembangkan bisnisnya. “Terima kasih pada Shell yang kerap memberikan bantuan ahli dalam bentuk pendampingan kapan pun kami butuhkan,” ujarnya.

Bahkan, Bayu menuturkan keterikatan kerja sama perusahaannya dengan Shell tidak putus begitu saja setelah perlombaan itu selesai. Hingga saat ini keterikatan itu terus berlanjut. Meski kemenangan itu sudah satu tahun berlalu, Shell masih memberikan perhatiannya.

Salah satu bentuk dukungan itu adalah pemberian kepercayaan dalam penyelenggaraan beberapa acara Shell. “Pada pelaksanaan Shell Workshop Bright Idea kami diberikan kesempatan ikut berperan sebagai event organizer (EO),” ujarnya. Hal ini tentu sangat menggembirakan, selain akan menambah kredibilitas perusahaan di mata investor lainnya.

Kini, kurang lebih selama satu tahun setelah memenangkan kompetisi wirausaha muda yang diadakan Shell, Play! Communication memiliki omzet sekitar satu miliar. Angka yang cukup luar biasa untuk satu perusahaan, yang diawali dengan keisengan.

Namun, bagi Bayu ia masih punya mimpi yang lebih tinggi untuk perusahaan yang ia rintis bersama empat rekannya dulu. Dengan adanya bimbingan dan pendampingan dari Shell, pikirannya kini lebih terbuka dan berani untuk menantang risiko dengan go internasional.

Suci DH

diterbitkan di Jurnal Nasional, 29 November 2007

 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Desember 3, 2007 in reportase

 

3 responses to “Play Communication! Perusahaannya Anak Muda

  1. Bayu Syerli Rachmat

    Januari 29, 2008 at 9:28 am

    Mbak Suci.. kemana saja? katanya mau maen lagi ke kantorku? ditunggu ya…🙂 just call me 45866730

     
  2. Rayya

    Maret 12, 2008 at 2:20 pm

    saya juga sudah lihat Profil mas Bayu dan Rekan rekan di Metro TV bersama bpk. Imam Prasodjo, so far kreativitas dan semangatnya bisa membuka ide baru buat kami kami yang masih jadi karyawan.

     
  3. old fellas

    Agustus 28, 2008 at 11:15 pm

    succes 4 u
    sometimes try 3 rmber past is good 4 the future!

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: