RSS

Energi Alternatif Solusi Masa Depan

19 Nov

Siapa yang menyangka jika ternyata industri perkembangan bahn bakar nabati ataupun energi terbarukan lainnya, bisa juga cemburu pada energi minyak bumi saat ini. terbukti, beberapa pengamat dan pendukung perkembangan energi alternatif selalu menjadikan alasan subsidi sebagai penghambat perkembangannya. Hm, kalah saing atau kalah gengsi ni. Kebijakan Energi Indonesia Sangat Terlambat

Isu pemanasan global di dunia terus bergulir. Para petinggi dunia pun tidak ketinggalan aksi dengan terus menyuarakan upaya penyelamatan bumi di negaranya masing-masing. Diantaranya adalah dengan menurunkan tingkat emisi gas karbondioksida yang dihasilkan dari industri dan alat transportasi seperti yang tertuang di dalam Protokol Kyoto yang ditangani oleh 141 negara.

Nota kesepakatan itu akhirnya juga mendorong negara-negara yang memiliki dan tengah mengembangkan perindustriannya, khususnya industri yang bergerak di bidang pertambangan seperti minyak bumi dan gas, untuk ikut mengembangkan energi alternatif yang ramah lingkungan.

Dengan arti, sedapat mungkin setiap negara meninggalkan penggunaan minyak dan gas, sebagai satu-satunya sumber energi, yang merupakan sumber utama emisi gas karbon. Mungkin hal ini akan terasa sulit untuk dikembangkan secara global saat ini terutama kala dunia begitu tergantung pada bahan bakar fosil ini.

Untuk itulah, Indonesia memerlukan manajemen kebijakan energi tidak hanya pada tingkat konseptual atau wacana tetapi juga dalam eksekusi dan implementasi di lapangan, seperti yang disampaikan ekonom Didik J Rachbini saat dihubungi Jurnal Nasional, Jumat (09/11) lalu. “Terutama kebijakan produksi minyak bumi, agar tidak turun seperti sekarang,”katanya.

Selain itu, Didik juga mendorong pemerintah untuk segera memutuskan kebijakan-kebijakan tentang konsumsi dan produksi energi. Agar masyarakat, pelaku industri dan negara tidak terus menerus bergantung pada bahan bakar fosil yang jumlahnya semakin menipis. Menurutnya, ini lah salah satu refleksi kelemahan kebijakan energi saat ini.

Didik mengatakan pemerintah hendaknya segera menetapkan kebijakan energi salah satunya kebijakan produksi berupa pengembangan industri kilang minyak di dalam negeri agar sebanyak mungkin nilai tambahnya masuk ke dalam negeri.

Selama ini, Indonesia tidak leluasa untuk melihat, menghitung dan menganalisis kadar logam yang diambil dari setiap tambang di Indonesia. Alasannya lokasi pengolahan bahan tambang tidak berada di Indonesia. Akhir-akhirnya, berujung pada tingginya harga yang harus dikeluarkan Indonesia untuk membeli kembali bahan tambang olahan.

Selanjutnya, kebijakan produksi yang menurutnya terpenting dan mutlak harus segera dilakukan adalah “diversivikasi produksi energi sehingga konsumen energi tidak hanya bergantung pada minyak bumi yang harganya semakin bertambah mahal, fluktuatif dan berisiko,”kata Didik yang juga menjabat sebagai anggota Komisi Perindustrian Dewan Perwakilan Rakyat.

Jalan lain adalah dengan mengembangkan energi terbarukan (renewable energy) seperti yang berbahan dasar tumbuh-tumbuhan, sebagai bagian dari kebijakan diversifikasi energi, yang mutlak perlu dilakukan seperti yang disampaikan Didik.

Mencari energi alternatif dan diversifikasi “mutlak harus dijalankan agar Indonesia selamat dalam pengelolaan energinya. Meskipun kini sudah terlambat bagi Indonesia, kebijakan pengembangan energi terbarukan tetap harus berjalan,”ujarnya.

Indonesia memiliki banyak potensi alam yang dapat dijadikan sumber energi terbarukan misalnya energi air, angin, matahari, jarak, singkong, tebu, dan lainnya. Bahkan teknologi produksinya sudah banyak dikembangkan oleh anak-anak bangsa.

Tidak ada lagi alasan bagi Indonesia untuk mengulur waktu proses produksi energi alternatif. “Selama empat dekade kita terus tergantung pada minyak yang mahal,”kata Didik, cukup sudah.

Suci DH

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada November 19, 2007 in reportase

 

2 responses to “Energi Alternatif Solusi Masa Depan

  1. ola_chan

    Agustus 27, 2008 at 6:09 pm

    Halo,
    bisa tlg bntunin sy ga??
    sy msh blm jlas ttg apa sebetulnya pengertian Energi Alternatif itu
    dan bagaimana perkembangannya??
    tlong dunk…
    sbgai plajar yg punya rs ingin tahu yg tinggi..hehe..

     
  2. suci manise

    Agustus 28, 2008 at 2:13 pm

    yah, sesuai katanya, Ola_chan, energi alternatf ya energi yang menjadi alternatif dari krisis energi yang kita hadapi saat ini. itu sih penjelasan mudahnya, sama seperti ketika kita terlalu senang dengan beras sebagai bahan utama pangan. nah, jagung dan singkong jadi makanan alternatifnya.

    energi alternatif yang sekarang sedang banyak digalangkan adalah energi alternatif yang lebih bersifat terbarukan alias berumur panjang tidak seperti energi fosil yang dalam jangka waktu tertentu akan habis.

    diantaranya ada energi angin, air, cahaya matahari, ombak, dan energi biofuel yang berasal dari tanaman dan mikroorganisme.

    sementara itu dulu ya

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: