RSS

Aksi Pencurian Motor Tukang Ojek

28 Sep

well, cerita ini aku dapatkan langsung dari bapak kos. tepatnya tanggal berapa aku gak ingat, harinya aja kagak. yang pasti disini ada tiga pemeran, seorang tukang ojek, calon penyewa kamar kos, dan bapak kosku.

jadi menurut ceritanya, hari itu ada seorang bapak dengan tubuh yang tegap dan kulit berwarna gelap datang ke kos-an dengan alasan ingin mencarikan anaknya kamar kos. well, kali itu bapak kos tidak curiga karena siapa tahu memang dari luar kota. tapi anehnya hari itu anaknya tidak ikut.

setelah puas melihat kamar yang tersisa satu itu, akhirnya ia pun pulang. keesokan harinya, ia datang lagi tetapi kali ini bersama dengan seorang anak perempuan. “Rada miriplah, itam-itam gitu juga kulitnya,” ujar bapak kos ku. satu jam setelah kepulangan mereka, akhirnya bapak kos mendapatkan telepon yang mengatakan ia bersedia menyewa kamar itu.

tetapi, si calon penyewa itu ingin mengubah cat kamar yang semulanya putih menjadi warna krem. “Ya, silahkan aja. tapi bapak sendiri yang bawa tukang catnya dan catnya sendiri. karena saya sukanya putih,”jawab bapak kos saat ditanya. ya iyalah, situ yang mau nyewa masa kita yang rugi ikuti kemauannya.

dua atau tiga hari setelahnya, si calon penyewa itu datang lagi. kali ini ia naik ojek, sebelumnya sih kalau tidak salah naik mobil. tapi, tampa dikira ternyata tukang ojek itu juga berperan sebagai tukang catnya. “kamu bisa ngecat, gak?”tanya si bapak calon penyewa. si tukang ujek juga tampa curiga mengiyakan dan mulailah ia bertugas.

di kala tengah sibuk itulah si bapak penyewa seperti kelupaan sesuatu dan ingin kembali ke toko cat. ia pun meminta ijin meminjam motor si tukang ojek. tetapi ia tidak mengijinkan, karena si bapak itu mengaku jika rumah kos itu adalah rumahnya. jelas saja si tukang ojek bingung, karena di depan ada mobil dan juga motor. kenapa pinjam punya dia?

tapi, ia tidak melanjutkan ceritanya, dan si bapak itu pun pergi keluar. dasar bapak kos ku itu ramah orangnya ia pun menghampiri si tukang ojek. mungkin berawal dari pertanyaan kemana si bapak itu pergi. setelah bertukar cerita ternyata si tukang ojek sadar jika ia ditipu. karena rumah ini jelas bukan punya si bapak penyewa itu dan bapak kos jelas bukan saudaranya.

bapak kos ku juga hampir jadi korban karena setelah tidak mendapatkan pinjaman motor dari tukang ojek ia juga berupaya meminjam motor bapak kos ku.

“wah, hampir bapak (tukang ojek) ketipu. jelas-jelas ini rumah saya dan saya bukan adiknya,” ujar bapak kos.

kemudian, mereka pun asik berbincang mengenai beberapa kejadian penipuan serupa yang menimpa tukang-tukang ojek sekitar. penipuan itu sebenarnya hanyalah kedok untuk aksi pencurian sepeda motor.

jadi, beberapa hari sebelumnya si tukang ojek selalu di sewanya dan tidak jarang meraka di berikan tips yang lumayan besar. tujuannya menumbuhkan keakraban dan kepercayaan si tukang ojek. jadi saat motornya akan dipinjam ia tidak akan curiga. bahkan jika si penipu itu beruntung ia akan mendapatkan STNK nya juga.

tapi, tak semua berhasil seperti kasus yang satu ini, jika kita memang selalu waspada. ingat ucapan seorang pembaca berita di media TV, “Waspadalah karena kebanyakan orang yang berbuat jahat adalah orang-orang terdekat anda”. oya, menurut si bapak motor si tukang ojek itu sepertinya masi baru. karena masih mulus banget. well, lucky u man….

jadi, buat yang lain juga perlu waspada, karena mungkin bukan tukang ojek aja yang jadi korban. hehehehe

nb:kejadiannya berlangsung di kawasan rawamangun, jakarta timur

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 28, 2007 in home

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: