Let’s Read and Talk

Bacalah yang bisa kau baca, karena tidak ada yang rugi

My Poem Agustus 16, 2007

suci @ 8:17 am

Ia Berdegup

dag..dug…dag..dug…
apa ini? mengapa tiba-tiba ia berdegup kencang?
apakah aku diikuti?
apakah aku diincar seseorang?
perlahan…pelan dan pelan
aku coba palingkan wajahku ke belakang
tidak..tidak ada seseorang disana
kulihat sekelilingku
hanya pohon yang daunnya bergoyang lembut
aku ingat pernah merasakan ini
sepi…dan, dan rindu…
ya, ini adalah perasaan rindu
perasaan rinduku kepadanya
kala ia meninggalkanku untuk perjuangkan cita-cita kami
sayang…, aku rindu..
 
*************************************************************** 
 
Dia Kelelahan 
 
aku tidak bisa salahkan dirinya,
tubuhnya hanya satu,
dengan sepasang tangan dan kaki
 
aku juga tidak bisa salahkan dirinya,
jika pikirannya penuh dengan berbagai beban
jika hatinya penuh dengan keraguan dan pertanyaan
jika jiwanya lelah tidak berdaya
 
aku juga tidak salahkan dirinya,
jika waktu yang kuminta tidak dapat ia penuhi
 
aku juga tidak salahkan dirinya,
ketika ia jengkel dengan segala kemanjaanku
 
aku juga tidak bisa salahkan dirinya,
ketika ia begitu mencintai dan merinduku
 
yang aku bisa hanyalah,
mengucap “terimakasih dan maaf ya sayang”
 
(17/01/2008) 
 

2 Responses to “My Poem”

  1. anggi Says:

    hii….puinsinya perempuan banget, he..he..

    kalo boleh cobalah kuambil waktu untuk melihat betapa banyaknya waktu yang kubuang untukmu
    aku selalu lena bila bersamamu.
    tak ada tempat untukku…..tak ada waktu untukmu….

  2. suci Says:

    bee…..yang ini juga keren gi. singkat dan padat plus bermakna dalam. dasar anak teater..bagaimana kalau nanti saat acaraku, kau baca puisi..hahaha


Leave a Reply