RSS

Arsip Harian: November 22, 2011

Sudahkah Anda Bersyukur

bersyukur

beberapa waktu lalu, saya dan suami ikut seminar hipnoterapi di Jakarta. Niatnya, mau coba cari lain yang bisa membantu suami atasi insomia beratnya. Syukurlah, suami kali ini dengan hati yang ikhlas (ikhlas kan bi?) setuju ikut. padahal biasanya dia ogah lho…

berharap banyak, kami relakan minggu sore meninggalkan anak-anak ke mpok nanny. saat tiba di lokasi acara di kawasan kemayoran, ternyata pesertanya lumayan banyak juga ya. Info panitia peserta kira-kira ada 300 orang.

saya gak akan banyak menulis tentang sesi seminarnya ya..biar gak ambil rejeki si hipnoterapi..hehe (alasan malas nulis banyak, takut gak dibaca). nah yang ingin saya ulas adalah sesi bersyukur di awal acara.

si pak D, instruktur hipnoterapi, meminta kita untuk berpasang-pasangan dengan orang yang tidak kita kenal. selama 10 menit, masing-masing anggota bergantian menyampaikan 30 hal yang ia syukuri selama hidupnya. kalau bisa ingat-ingat hal kecil yang selama ini terlupa untuk disyukuri. misalnya ni, “alhamdulillah pagi ini sudah memenuhi panggilan alam dan tidak ada halangan”, “alhamdulillah hari ini tidak terjebak macet”, “alhamdulillah hari ini masih bisa memeluk anak sebelum pergi”.

meski terlihat mudah, ternyata seluruh peserta setuju kalau awalnya susah untuk mencari 30 hal yang bisa disyukuri. jelas, kalau kita yang tinggal di jakarta ini terlalu fokus dengan hal-hal negatif ketimbang hal-hal positif di sekitar kita.

malah, peserta pasangan saya sampai kehabisan waktu untuk menemukan 30 hal yang ia bisa syukuri. padahal, sepertinya ia banyak masalah. “Terimakasi tuhan, kau telah menjauhkan saya dari lelaki yang jahat itu”, “Saya bersyukur saya punya teman-teman yang selalu mau mendampingi”…see..

nah, setelah sesi bersyukur itu saya benar-benar relaks lho..dan berfikir bahwa “ya seharusnya saya bersyukur..mengapa saya lupa”..jadilah sesi bersyukur ini menemani saya ketika sedang bad mood..alhamdulilah berhasil ternyata..

bagaimana dengan kamu…siap menuliskan 30 hal yang bisa disyukuri hari ini…ayo mulai…jangan malu-malu lho..bersyukur masih bisa kentut atau bersin aja dah bagus banget tuh..

 
Leave a comment

Posted by pada November 22, 2011 in Tak Berkategori

 

Happy 3th Wedding Anniversary, dear..

setelah tiga tahun mengarungi biduk rumah tangga, makin jelas terlihat hidup berkeluarga itu tidak mudah. but, it’s fun…so fun..saya jamin anda yang suka tantangan akan setuju dengan saya.

saya sering mengumpakan pernikahan itu bagaikan upaya mendaki gunung. gunung beneran lho, jangan disamakan dengan bukit ya. ada masanya kita sangat mudah berjalan, tapi ada masanya ras putus asa untuk mencampai puncak merayu dan menggoda.

ada masanya, cuaca begitu mendukung upaya naik ke puncak. namun, ada saatnya badai angin menyerang bahkan ketika puncak sudah ada di depan mata. ya saya jadi teringat betapa ganasnya badai di lereng gunung merbabu, ketika bersama “abi agus” masih menjadi anggota mapala di kampus. saya sangat senang dengan cerita itu, karena menggambarkan betapa sesinerginya jalan pemikiran kami.

 

terima kasih tuhan atas tiga laki-laki yang kau titipkan di kehidupanku, alhamdulillah

 

curcol dikit ya…jadi di tengah perjalanan menuju puncak merbabu, rombongan diterpa badai angin yaaaangg sangat kencang. suhu juga sangaaat dingin, saya sampai tidak bisa merasakan tangan sangkin dinginnya. teman-teman lain memilih untuk membuat perapian, karena tak tahan dengan dinginnya. tapi saya dan abi agus, berfikir bahwa harus ada yang membangun doom (tenda) agar dapat terlindung dari terpaan angin kencang.

sayangnya, teman-teman tidak lagi mampu bergerak sangking dinginnya. berdua kami berupaya membangun doom. susah payah, kedinginan, dan akhirnya doom itu berhasil dibangun.

see….begitu juga biduk pernikahan. harus ada kesamaan tujuan dan misi, meski perbedaan mewarnai. saya melihat abi agus memiliki komitmen yang kuat tentang pernikahan, bukan sekedar karena “saya cinta kamu”, “saya sayang kamu”. karena buktinya bumbu satu itu tidak selalu bisa membuat masakan berhasil di masak. alias rumah tangga bertahan. lagipula, jika kita komit apapun halangan dan rintangan insyaalah bisa dilewati.

oh ya, satu lagi yang harus diingat untuk Anda yang akan memulai biduk rumah tangga. jika pasangan Anda orang Indonesia tulen, ingatlah bahwa menikah bukan hanya terjadi antara anda dan si dia. melainkan juga dengan keluarga besarnya. jadi sepertinya tidak ada salahnya jika anda juga harus bersusah payah sedikit menyenangkan keluarga si dia, dan tidak terlalu fokus menyenangkan dia..

so, thx you ya abi agus atas pernikahan ini..terimakasi karena sudah memilih umi, dan terimakasi atas dua benih cinta yang terindah dan teristimewa itu.

 
Leave a comment

Posted by pada November 22, 2011 in aku dan dia

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 34 pengikut lainnya.