RSS

Berfikir Negatif

10 Okt

Cinta hadir untuk memberikan harapan dalam hidup

Jujur. Saya tidak suka “dicap” senang berfikir buruk. Seudzon, begitulah katanya. sedih lho, dibilang begitu. meski saya mencoba berfikir positif, bahwa saya harus belajar juga untuk bisa dikritik.

dulu, saya memberanikan diri untuk menangis di depannya. hanya agar ia juga belajar bahwa “sesuatu” itu menyakiti saya. membuat hati saya terluka. membuat saya begitu “terkejut” dengan tema pembelajaran dalam rumah tangga ini. entah mengapa saya merasa menangis tidak lagi perlu di depannya. dan entah kapan saya memutuskan untuk membawa semua kesedihan itu dalam tidur.

menahan rasa itu tidak baik. emosi ada bukan untuk di tahan (saya benci lagu-lagu radio yang sekarang saya dengar sambil menulis, membuat ingin menangis saja). tapi ia untuk di atur. menemukan cara meluapkannya dengan tepat sehingga tidak membuat yang lain terluka.

diam juga bukan cara yang tepat. saya sadar itu. tapi ini cara saya mengelolanya. agar tidak keluar nama-nama binatang itu dari mulut ini. apalagi harus saya tujukan kepada dia yang saya sayang.

saya lebih senang, diam sejenak dan membicarakannya kemudian, ketika kita bisa berbicara. tapi…sepertinya saat itu hilang sudah. kita memilih untuk membagi waktu tersisa pada mereka buah hati kita.

tapi itu perlu. saya perlu waktu kita berbicara lagi. berbicara apa salah saya. apa yang memberatkan hati mu. apa yang membuatmu kesal. karena saya sangat berharap kita bisa belajar bersama-sama. jangan biarkan semua masalah menghilang dan akan kembali ketika salah yang sama terulang. karena sakitnya lebih dalam.

“Jangan berputus atas saya”…itu sangat penting.

haaaaahhh..bismilah,

“coba pahami, maklumi saja, tidak ada laki-laki lagi seperti dia saat ini..”

ya saya akan coba “lagi” memahami dan memaklumi. semoga dia melakukan hal yang sama dengan saya. Ya tuhan…hanya ada kata “bertahan” untuknya di hati saya..jauhkan kata lainnya.

 

Tentang suci

pertama mengenal, diam kesan pertama...selanjutnya, gadis ceriwis jadi pilihan
1 Comment

Posted by pada Oktober 10, 2011 in aku dan dia

 

One Response to Berfikir Negatif

  1. agusdd

    Oktober 10, 2011 at 5:15 pm

    :D
    dilema ya.

     

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.