Banyak rekan yang berfikir perjalanan ke Jepang ku tentu menyenangkan
bisa jalan-jalan kemana-mana
menelusuri tiap sudut Jepang
bahkan adikku saja sampai menitipkan banyak oleh-oleh
dibenaknya aku melancong kesana sini
hahaha…aku tidak salahkan itu
karena hal yang sama juga terbersit dibenakku
meski aku tak lupa bahwa aku nebeng presiden untuk mencapai jepang
yang ku lupa adalah,
aku hanya punya waktu sedikit
atau bahkan tidak ada
untuk sekedar melancong
ada seorang bilang, jangan banyak tidur disana
habiskan waktu eksplorasi wilayah
hah…aku kurang setuju
pasalnya aku butuh kondisi tubuh yang fit untuk meliput presiden
beliau kan kegiatannya padat, padahal deadline pun semakin dimepetkan
bahaya jika ku tak tidur, ambruk badan ini
belum lagi habis waktu ku untuk menulis dan mengirim berita
rasanya tidak ada waktu ku tuk jalan-jalan
entah aku yang bodoh mengatur waktu
tapi jujur, pengalaman pertama ini membuatku kelimpungan
berharap para bos maklum dengan kondisiku
yang tidak bisa dihubungi
yang sedikit telat mengirimkan berita (karena masalah teknis)
tapi yang didapat sumpah serapah cacian
plus tugas tambahan sepulangnya aku dari perjalanan itu
“jangan buat malu jurnas kau disana!!!”
hah, tega sekali mereka bicara seperti itu
tidak tersirat kebijakan dikata-katanya
tidak tersirat kejantanan mereka di kata-kata itu
benar-benar lelaki anjing…
Tak cukup hanya itu
sesampainya di Indonesia, aku tetap dibuatnya pusing
mengapa tak dengar dulu cerita ku
mengapa kalian tak bisa jadi pendidik
bukankah satu diantara kalian telah beranak pinak?
hah, tapi satu yang kusyukuri
kesempatan kecil aku menikmati kesunyian di pulau Hokaido
dan dingginnya Sapporo jepang
Syukurlah akhirnya ku bisa cicipi perjalanan itu
meski pahit diakhir perjalanan
“jangan buat malu jurnas kau disana!!!”
hah, tega sekali mereka bicara seperti itu
tidak tersirat kebijakan dikata-katanya
tidak tersirat kejantanan mereka di kata-kata itu
benar-benar lelaki anjing…
Tak cukup hanya itu
sesampainya di Indonesia, aku tetap dibuatnya pusing
mengapa tak dengar dulu cerita ku
mengapa kalian tak bisa jadi pendidik
bukankah satu diantara kalian telah beranak pinak?
hah, tapi satu yang kusyukuri
kesempatan kecil aku menikmati kesunyian di pulau Hokaido
dan dingginnya Sapporo jepang
Syukurlah akhirnya ku bisa cicipi perjalanan itu
meski pahit diakhir perjalanan






Komentar Terakhir