Let’s Read and Talk

Bacalah yang bisa kau baca, karena tidak ada yang rugi

Abi, umi menyesal…. Oktober 31, 2007

Diarsipkan di bawah: aku dan dia — suci @ 8:41 pm

“Brukk..”, hem…sepertinya ada benda yang jatuh?………

Waktu itu sesuai janji aku sedang masak untuk abi. Menunya sih sederhana, tapi sangat membuat abi tergila-gila. Tahu apa? Tumis kangkung dan tempe goreng. heheh, sangat menyenangkan jadi istrinya. Gak banyak nuntut termasukuntuk masalah makanan.

Sayangnya, kami belum punya rescooker. Setelah dihitung-hitung kayaknya lebih murah beli dari pada kelamaan nunggu masak di kompor. Lalu rencananya, setelah makanan hampir selesai di masak, abi beli nasi di warung terdekat. Jadi sayur tetap hangat waktu nasi datang. Abi pun berangkat…

dsc08736.jpg

Saat aku sedang serius-seriusnya memasukkan bawang dan cabe ke penggorengan dan memastikan semua bumbu sudah rapi di tempatnya, tiba-tiba suara itu terdengar. Hem…sekitar lima detik aku sempat terpikir, sepertinya bunyi orang jatuh atau benda. Kudengar lagi, tiada satu suara pun yang muncul, sepertinya bukan orang yang jatuh. mungkin teman kos ku meletakkan sesuatu yang berat karena dia baru saja pindah kos. mungkin ada benda yang beratia letakkan.

aku pun lanjutkan memasak. Tapi abi sepertinya lama sekali membeli nasinya. “Hah, mungkin karena jalan. mungkin juga belinya di warteg yang diujung sana. kenapa juga gak beli di dekat arion? kan sayurnya jadi dingin,”bersitku.

lama, lama…akhirnya aku putuskan merapikan kamar dan semua alat masak. jadi waktu makan sudah pada rapi. saat mencuci piring tiba-tiba abi ikut. “kok baik banget mau bantuin mencuci..”pikirku. senangnya…ternyata salah ia mencuci kakinya dan sedikit meringis.

Hah…ada luka panjang di kakinya, dan luka itu berwarna merah. berarti dalam…”Abi kenapa? jatuh?”..”iya..”ujarnya tampa semangat. hah..jangan-jangan yang tadi bunyi jatuh abi ya..,tanyaku. sekali lagi ia menganggukkan kepalanya dan berlalu. “Astafirullah abi…”

Aku langsung menyesal, menyesal sepenuh hatiku. kenapa tadi tidak kuikuti kata hatiku untuk mencari sumber suara itu? ia pasti sangat terluka menerima kenyataan aku tidak memberikan perhatian kepadanya, padahal ia kesakitan. hah..kepalaku langsung berfikir berbagai hal negatif..”ia pasti terluk..terluka, tidak hanya kakinya yang sakit tapi juga pasti hatinya”

Abi, umi minta maaf…maaf ya sayang..aku pun menjelaskan kepadanya mengapa aku tidak segera melihatnya. ia pun langsung merangkulku, makasi sayang atas perhatian dan kekhawatirannya. tapi abi jatuh biasa kok..gak papah, makasi ya…

aku pun langsung memberondongnya dengan berbagai pertanyaan. bagaimana ia bisa terjatuh, posisinya, adakah badan yang lain ikut sakit, maukah kuberikan alkohol di lukanya, dan tak lupa betapa aku menyesal…

seusai makan bersama, ia pun pulang. tapi di sms ku malam itu, selain mengucapkan selamat tidur….untaian kalimat permohonan maaf ku dan penyesalan ku terbang menuju inbox HPnya. jadilah malam ini aku tidur dengan penuh penyesala…

….maaf ya abi, umi menyesal….

 

Wah Baru Nikah Ya..?? Oktober 30, 2007

Diarsipkan di bawah: aku dan dia — suci @ 12:12 pm

Entah mengapa, banyak rekan yang bertanya-tanya kapan aku segera menikah dengan abi. bahkan, dulu sewaktu kuliah banyak yang yakin akulah anggota angkatan yang pertama kali akan menikah (kami dulu seangkatan). Nyatanya, sampai kini juga belum malah teman-teman lain yang dah mendahului. heheh…

Sekarang di kantor juga begitu, apa karena kami akan terlihat lebih manis ya kalo berdua terus? entah lah, yang pasti meraka yang sangat kenal kami atau pun tidak, selalu bertanya demikian. Sampai-sampai ada satu cerita menarik tentang pertanyaan itu, bahkan saya menganggab nya lucu.

Ceritanya, Minggu lalu sepulang dari jalan TMII, aku dan abi mampir dulu di Carefour di TMII. Memang dah rencana sih, karena pingin beli perlengkapan dapur (sedikit memaksa abi, padahal dia pingin DVD).

Nah, waktu antri bayar itulah seorang ibu muda bertanya kepadaku:

ibu X : Baru nikah ya mbak..?
akoe : oh, belum bu. mau…
ibu X : ohh…iya tuh saya lihat beli perlengkapan dasar dapur.. (akoe pun tersenyum malu-malu), memang kapan rencananya..?
Akoe : X%&*>*?@ (hehehe, disensor), jadi buat persiapan aja kok bu..
ibu X : Iya perlu banget tu, jadi ingat saya dulu, setelah nikah satu sendok pun saya tidak ada. (hahaha)

hihi, gara-gara beli perlengkapan dapur aku jadi ditanya-tanya lagi deh tentang nikah. yang dibelanjain memang dasar banget, seperti kompor gas, wajan teflon, talam, pisau dan dua mangkok. Alasan sebenarnya sih karena aku kangen masak, tapi gak puas sama kompor gunung yang dulu dikasi abi. hehehe, pinginnya yang rada gedean, kan lumayan buat tar dah nikah juga…makasi ya bii…dan makasi atas doanya ya buX…

sekarang tinggal utang janji deh masak untuk abi..kan dah dibeliin…ok deh siap darling…

 

Yang Ndeso Yang Asik Oktober 30, 2007

Diarsipkan di bawah: home — suci @ 11:48 am

dsc00184a.jpg

Hehehe…aku sendiri sedikit tertawa baca judul diatas, tapi memang iya kok segala hal yang ndeso ternyata yang asik. Contohnya, makanan ndeso lebih cocok di lidah dan lambung, kan? Trus mainan ndeso kayaknya lebih ramai dan memicu semangat deh. Pakaian ndeso yang longgar juga, bahkan orang-orang kota yang penat dengan kesibukan sehari-harinya memilih ke ndeso untuk refreshing. hihi…terbuktikan…

Nah, untuk yang satu ini juga asalnya dari ndeso tapi sudah membuat hati ku jatuh cinta padanya. Karena dia membuatku nyaman, sehat tetapi tetap terlihat seksi. hihi, abi jangan ngambek ya..karena meski yang dimaksud bukan abi tapi dia hanyalah sebuah ’sandal jepit ala jepang’. hehehe…

Awalnya aku ingin menulis tentang ’si Jepang’ karena teringat tulisan di blog rekan sekantor. Ia sering mengeluh, kalo sepatu yang ia pakai untuk liputan lebih sering jebolnya. Seharusnya bisa enam bulan, belum sampai tiga bulan dah jebol lagi. Akhirnya gajinya keseringan dipakai untuk beli sepatu, bisa dibaca disini kok.

Merasa memiliki nasip yang sama, aku jadi pingin nulis juga. hehe…coba aja lihat nasip sepatu pantofel coklatku itu. Sudah mulutnya menganga, lidahnya pun ikut terjulur keluar. Uhhh, gak pantas banget deh untuk dipakai lagi. Perlu dicatat sepatu itu sudah kelem berkali-kali loh, tapi cuma tahan seminggu.

Entah kakiku yang cukup kejam hingga membuat semua sepatu ku bernasip sama? padahal dulu seorang tukang sepatu bilang, kaki ku tergolong bagus karena bentuknya rapi dan teratur. Tapi, kenapa selalu begini ceritanya?

Akhirnya, cadangan yang tersisa adalah sandal hak tinggi disebelahnya. Awalnya sih nyaman pakainya, bahkan aku merasa kaki ku bertambah seksi dengan sandal hak tinggi itu. Abi juga bilang begitu..(makasi ya say..). Tapi apa hendak di kata baru pakai sehari malamnya kaki kiri ku kram.

Wah, sakitnya amit-amit deh apa lagi sakitnya sedikit berbeda dari yang pernah kualami. Kramnya itu bisa berjalan bookkkk….yang awalnya di tulang kering langsung merambat ke betis.Wah, jera deh balik ke sepatu hak tinggi.

Terakhir, aku milih menyehatkan kaki dulu deh. Caranya? pindah ke sendal ndeso, SANDAL JEPIT…HIDUP SENDAL JEPIT…hehehehe…

 

Andar Maaf ya… Oktober 28, 2007

Diarsipkan di bawah: home — suci @ 6:08 pm

Well, setelah ira protes kalo foto di dompetku hanya ada aku dan bella (adik perempuan ke dua), akhirnya liburan kemarin kita foto bareng. tapi karena takut kena kutukan foto bertiga, yang bilang orang yang ditengah bisa koit deluan,

untitled-3a.jpg

alhasil kita pilih foto rame-rame. hehehe, jadi deh foto sekeluarga…

tapi adek ku andar yang masih di aceh sana..maaf ya sayang, lain kali kita foto berempat dan kau jadi rajanya (ceile kayak apa aja)…

 

Laporan Foto: Tour De La TMII Oktober 28, 2007

Diarsipkan di bawah: aku dan dia, jalan-jalan — suci @ 4:30 pm

Minggu terakhir Oktober 2007 kami sempatkan lagi jalan-jalan ke TMII. sebenarnya abi sih ada liputan, tapi aku minta ikut. alasannya mau foto-foto di TMII. hehehe, ok deh selamat menikmati setiap adegan mesra kita ya…

dsc00038.jpg

*umi : ck..ck..sampai di TMII kok belepotan say? dirapikan dulu ya bajunya..eh.eh rambutnya juga tuh…*
abi : michan rambut abi kok g dibetulin tuh pas rapi-rapi, malu atuh sama orang…. ???

dsc00050.jpg

*umi: say-say lihat ada istana boneka..belum pernah lihat kan? ayuk kesana..bentar aja..*
abi :say bi g mau… masa cowo suruh lihat istana boneka, ayo foto di miniatur pulau aja ya kan asik, apalagi sambil naik skylift, ayuk?

dsc00051.jpg

*hm..asik ya kalo punya halaman belakang rumah segede gini say..ada kolam nya lagi..tapi kayaknya bakalan ada buayanya deh kalo sebesar itu..* abi : iya kan keren.. hee…..

dsc00056.jpg

*Lah..tangga masuk rumah kok begini, bi? umi kan jadi takut naiknya..*abi : haa…. gitu aja kok takut, mi… wong dah ningkring gt. tapi tahu g pembaca, mimichanku bingung lo turunnnya. wakakaka…, —” teplok, bunyi dipukul” waduh pas lagi nulis aku di pukul mesra ni, jangan tanya dimana ya.. :+ piiis

dsc00063.jpg

*umi : Tenang aja ya..sini bi ajarain cara naik tangga yang aman. malah bisa senyum-senyum lagi pas naik tangganya…jadi tenang aja yah* abi : gini lo say kalo foto ditanga, sambil senyum aja.. hiii………

dsc00043.jpg

*hem…serasa dunia memang milik kita berdua ya bi..lihat aja tuh di belakang…hahahah* abi : iya y, abi juga berpikir begitu, kalo bisa bi beli bumi ini untukmu michan, biar jadi tempat tidur yang sangat luas. dimana aja michan mau pasti langsung tersedia. tapi bi g mau yang buminya bolong-bolong gitu ya. itu kenapa y kok berlubang buminya, he…miss u. with may LOVE :-) emmmmuach.

 

Roti Bakar Oktober 27, 2007

Diarsipkan di bawah: home — suci @ 5:26 pm

hem, kenapa ya dari kemarin malam aku jadi ingin makan roti bakar melulu?

jarang-jarang, aku membayang-bayangkan roti bakar dengan isi coklat yang manis ditambah dengan segelas susu coklat pula.

sepertinya terbawa suasana jakarta yang mulai sering mendung nih.

wah, nyaman sekali rasanya minum susu coklat ditemani roti coklat bakar saat duduk di beranda rumah sambil memandangi rintik-rintik air hujan. uap susu coklat yang terbang bergabung bersama uap panas bumi yang tertimpa air hujan, rasanya bisa sejenak melepaskan dahagaku untuk mencari ketengangan sejati. hem….manisss

 

Siap-Siap Banjir Lagi Oktober 26, 2007

Diarsipkan di bawah: home — suci @ 5:17 pm

Pagi ini, aku ada janji wawancara dengan salah satu komisaris PLN di kantornya di sekitar Blok M. Pak ALhilal Hamdi namanya. Dengan diantar abi, kami pun berangkat mengendari motor mengejar rentang waktu yang tersisa sebelum jam yang dijanjikan terlewat.

Saat melewati jembatan layang di Matraman, Salemba Jakarta, terbesit di pikiranku betapa hari ini cerah sekali. Meski kota tampaknya sedikit berkabut (atau asap ya?) dan sangat lenggang. “Tidak biasanya lenggang begini..?”ujar abi. Selain itu, aku juga bersyukur selain lenggang cuaca juga bersahabat, sedikit hangat rasanya.

Tetapi, keadaan berubah tepat setelah aku menyelesaikan tugasku mewawancarai pak Hilal. Dari balik jendela gedung, tampak ranting-ranting dan dedaunan pohon disekitar kantor bergoyang dengan gemulainya. “Wah bakalan hujan besar ni,”pikirku. Tapi apa hendak dikata, mungkin awan sudah jenuh dengan uap air yang ia tampung.

Belum sampai kakiku menginjak jalan di parkiran PLN, hujan sudah mengguyur deras. Pupus sudah harapan bisa segera kembali ke kantor untuk bekerja.

Wah.wah…jika hujan dengan intensitas dan debit yang sama menghujani jakarta, tak ayal lagi banjir akan menjadi tamu yang tak diundang.Hm…banjir lagi ya..??capek sih, tapi di kost insyallah tidak kena. Yang bikin lelah, jika harus berbasah-basah ria menuju kantor dan saat liputan, plus ketika kudu kembali ke “rumah itu” untuk angkut-angkut barang miliknya. hehe, ya sudah sabar aja deh, seperti kata si emak…

 

Berita Kincir Dufan Berhenti Tiba-Tiba Oktober 25, 2007

Diarsipkan di bawah: home, jalan-jalan — suci @ 2:48 pm
Ini ada postingan dari milis teman. mengenai kebenarannya saya belum tahu. tapi tulisan ini sekedar untuk memuaskan dahaga pembaca semua, dan untuk meningkatkan kewaspadaan. bukan berarti jangan ke dufan lho, karena semua itu ada resikonya, termasuk di jalan tol (kagak nyambung). ok selamat menikmati ya dan bersikap bijak atas beritanya…
*** *** *** *** ***
Email dari kawan saya :Guys,, kemaren,,hr kamis,tgl 11okt2007,gw and
my big famz jalan2 ke
dufan,,kesempa tan menikmati dufan sepi
tanpa ngantri,,
trus gw naek POWER SURGE 2x!!Lo semua
yg udah pernah ke dufan tau donk power
surge yg mana,,even ada yg belum
pernah naik (ato takut naek?!), at
least lo tau bentuknya gimana,,
itu tuh yg kayak kincir angin, terus
lo diputar ampe ke atas bgt (around 50
meter), letaknya setelah ISTANA BONEKA.
Tau kan??!!

Nah,, saat gw and 5 sepupu gw yg lain
naik pertama kali,,nothin
happened,,semuanya baik2 saja,,
Karena qta penantang adrenalin,,qta
sepakat untuk naik lagi,,
That was when d trouble begun,,

Dari pertama mau mulai permainan emang
udah agak kacau,,safetynya ada yg agak
kendor jd bolak-balik dicek,,ampe yg
udah duduk pd protes sangking
panasnya,,jam 1 siang bow!!!

Finally,,semuanya aman,operatornya jg
udah yakin,dan mulailah saat2
menegangkan ,,
Setelah diputar-putar 360 derajat,
digoyang2,rambut yg kacau balau ngga
keruan,darah udah pindah di kepala
semua,,permainannya melambat, which is
berarti dah mau selesai.
Tp anehnya,,permainan itu melambat
saat kita semua masih pada di atas.
And u know what,,IT STUCK!!
PERMAINANNYA BERHENTI TOTAL SAAT SEMUA
PENUMPANGNY A MASIH PADA DI KETINGGIAN
50 meter dr tanah!!!!

Posisinya bahaya semua, ade gw yg
duduknya depan gw,posisinya menghadap
ke bawah, kyk klo lg tidur telungkup.
Mukanya udah pucat bgt, gw udah
teriak “Pegangan yg erat ya!!”
Yg plg gw takutin adl,pengamannya
lepas,,dan DEBUM!!Hujan orang dimana2,,

Pemandangan dr atas jg ga enak bgt.
Ada yg ngerekam kejadian itu, ada yg
sibuk ngambil gambar,ada ortu yg
teriak2 ada jg yg ampe nangis neriakin
anaknya spy pegangan.Nyokap gw malah
terlalu kreatif dengan main lempar2an
botol minum bwt gw and saudara2 gw,,

Semua org yg ngeliat pd teriak,,ada yg
marah,,krn beberapa dpt posisinya
menghad ap matahari jakarta jam1 siang
yg ngga ada ampun panasnya,,ampe pd
nangis2.Pokokn ya HECTIC bgt!
Oom gw yg pilot,turun tangan u/
bantuin operatornya,,
Ter nyata operator2 itu yg jmlnya 3
org,,MEREKA BAHKAN NGGA TAU PROSEDUR
apa yg harus dilakuin!PARAH!!MEREKA
BAHKAN NGGA TAU GIMANA CARA JALAIN
JETSETnya! !GILA!!

Kurang lebih 20 menit kita semua di
atas sana,,menyerempet2 kematian,
mulai menyadari dosa2 selama
ini,tobat. Gw ngga tahan ngeliat ade gw
yg pucat pasi ampe berubah jd biru
warna mukanya,anak2 yg nagis2 di atas
krn kepanasan+ketakutan. Gw ketakutan
setenga h mampus,,bolak-balik berdoa
dlm hati.

Akhirnya,,permainan itu turun juga dgn
sempurna,,sem uanya baik2 aja. Even ada
bpk2 yg mau nuntut pihak dufan for diz
insiden.
< BR>For me and my fams,,cukup berterima
kasih sama TUHAN krn semuanya baik2
saja.

Tp yg bikin gw BT bgt adl,pihak dufannya, or
at least operatornya NGGA ADA yg blg maaf ato
basa basi kek,,pdhal kan nyawa kita taruhannya di atas situ!! Sbg
mahasiswa hukum,,gw jd pengen ngajuin gugatan class action gugatan
ganti rugi bila perlu!!

Ini bener2 gw alami sendiri, bukan
rumor,,bukan second hand story. Buat
lo semua yg mau ke DUFAN, gw saranin
hati2, lebih baik ngga usah.
DUFAN is way too old.

-Esther Juniar P.-

Best regards,
(Ms.) Nana.

PT. Ancol Terang MPI.
Jl. Ancol IX No. 7, Ancol Barat.
Jakarta 14430 – Indonesia.
Telp: +62 21 691 1710 – 15
Fax: +62 21 690 7578 / 7569

nb: tidak ada penyuntingan sama sekali (piss)
 

Salahkah Bila Egois? Oktober 24, 2007

Diarsipkan di bawah: aku dan dia, home — suci @ 1:47 pm
Rasanya keberadaanku di dunia ini hanya untuk memenuhi keinginan semua orang, bukan diriku.
Jarang aku bisa memberikan keputusan yang memang memuaskan diri sendiri, apa akunya saja yang bodoh tidak bisa membela diri.
Kadang ada kebimbangan. Jika lebih mementingkan kepentingan orang lain, kita menjadi egois kepada diri sendiri dan menganiaya diri sendiri. Tetapi begitu pula sebaliknya, jika mementingkan diri sendiri orang akan berkata “kamu kok egois sekali sih?”
Tapi untuk yang satu ini, aku sedikit membela diri. Aku tidak mau dikalahkan oleh orang yang kelas kepala, keras hati dan egois. Entah mengapa jika di dekatnya auraku mendadak berubah menjadi negatif. Rasa dengki, benci, kesal, dan keras kepala juga ikut merasuki ku.
Banyak yang bilang aku berubah. Tapi mereka tidak ingin mencari tahu mengapa aku berubah. Mereka hanya berpangku dagu untuk melihatku kembali berubah menjadi putri keraton yang manis dan penuh dengan kesopan santunan.
Bahkan mereka terus memaksaku untuk mengalah kepada “nya”. Tapi tahukah mereka jika itu kulakukan aku sama saja dengan membenamkan diri di dalam sungai yang dipandangan mereka tenang itu. Dan akhirnya mati perlahan-lahan, tampa mereka sadari. Bagi mereka, aku lah yang salah nantinya karena tidak berusaha melawan arus sungai. Tapi jika kulawan mereka akan lebih merasa sedih terhadap sungai yang ku tentang itu.
Tapi jujur saat ini aku sangat senang, karena semua yang ia lakukan kembali ke dirinya. egois? ya…dan aku sadari itu. tapi jangan salah, aku tetap mengalah dengan bersikap tenang di depannya. meski ia sadar juga, gejolak negatif itu tetap merongrongku..yah what’s ever lah..
 

Ramalan Tornado Jatuh Dibantah Mama Lauren Oktober 23, 2007

Diarsipkan di bawah: home, jalan-jalan — suci @ 4:40 pm

wah, ternyata banyak yang membaca blog ini sekedar mencari berita mengenai kecelakaan yang melibatkan permainan di Dufan ya…syukurlah hingga hari ini tidak terjadi satu kecelakaan pun disana. meski hari ini tepatnya pukul 15.00 tadi ada berita lagi tujuh orang kecelakaan saat menaiki tornado.

bahkan, seperti yang saya baca di media detik.com, pihak dufan telah melakukan konfirmasi ke mama lauren untuk mencari kebenaran ramalan itu. dan mama kita yang jago ralam itu menolak telah memberikan informasi tersebut. apa mungkin ada mama lauren gadungan yang sirik sama dufan ya?

tidak itu saja, pihak dufan juga sudah sudah mengajukan laporan ke kepolisian untuk menanggapi pemberitaan yang sangat menggangu itu. well, berita ini hanya untuk memuaskan keingintahuan para peminat blog saja sih, semoga saja kecelakaan yang diramalkan itu tidak berlaku. bagi saya itu sama saja dengan menduakan tuhan. kalo kecelakaan pasti ada penjelasannya dong. mana ada tempat yang aman di dunia ini, ya tidak?

makasi ya sudah mengunjungi blog ini…