Arsip untuk Agustus, 2007

27
Agu
07

My Nephew Celbrities face

27
Agu
07

my celebrities’s face

18
Agu
07

Me And Asmat People

dsc08911.jpg
Jakarta, 17 Agustus 2007

Jadi wartawan memang banyak enaknya, apalagi jika media yang mengayomi kita sudah punya nama besar di mata warga. Tetapi, untuk yang satu ini gak ada hubungannya dengan profesiku, selain jadi dengan mudahnya masuk ke Ancol untuk liputan suku Asmat.

Sejak berita tentang Festival suku Asmat berkoar-koar di seluruh Jakarta, aku sedang ngebet banget ingin ke sana. Nah, bertepatan dengan libur panjang di Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-62, Jumat lalu, aku ditemani Agus (rekan kerja sekaligus hidup) berkunjung ke “pedalaman suku Asmat”.

Para ketua-ketua marga suku Asmat di Taman Impian Jaya AncolNamun sayang, setibanya aku di lokasi perkampungan Asmat ala Jakarta, pemandangan yang kulihat jauh dari angan-anganku. Di pikiranku, yang namanya festival di Jaya Ancol pasti wah ditambah lagi kegiatan itu mendapat dukungan dari Gubernur kedua provinsi. Tetapi, di sana yang kulihat hanya dua tenda ala ABRI dan satu rumah gubuk yang disebut rumah bujang.

Tadinya, aku berharap aku akan lebih banyak melihat rumah-rumah bujang ataupun rumah-rumah adat mereka. Sayang, keindahan tradisi mereka tidak begitu terlihat hari itu.

Dua tenda ABRI tersebut dipergunakan sebagai rumah peristirahatan mereka dengan beberapa tempat tidur yang juga ala ABRI. Beruntung, di salah satunya aku berkesempatan melihat tiga orang bapak-bapak yang sedang memahat patung. Yah, setidaknya sedikit terobati lah rasa penasaranku.

Lalu di rumah bujang setidaknya ada 12 kepala marga suku Asmat disana. Wiee…unik dan menarik. Pasalnya mereka berbusana adat lengkap dengan hiasan wajah dan kepala. Salah satu yang paling menarik perhatianku adalah Bapak Ermatilus yang wajahnya penuh diwarnai. Saat diinterogasi, ternyata warna merah yang ia gunakan berasal dari tanah liat khusus yang dibakar, warna putih berasal dari cangkang keong yang dibakar, dan warna hitam dari arang kayu yang dibakar.

Kesenian AsmatBanyak hal yang aku pelajari dari pak Ermantilus. Salah satunya tentang tradisi mereka yang kini sudah terjamah dunia modernisasi. Ternyata tidak seprimitif yang aku kira. Mereka jelas sudah bertambah maju, bahkan pemudanya sudah banyak yang keluar Papua untuk menuntut ilmu. Tidak itu saja, minimal pendidikan mereka setaraf SMU.

“Kita ini satu, kita sama satu bangsa. Hanya berbeda tradisi saja,” ungkap Pak Esmatilus. Bahkan, ia menambahkan, di hari kemerdekaan seperti ini pun mereka juga merayakannya dengan berbagai lomba. Sama halnya dengan suku-suku lain yang ada di Indonesia.

Namun, karena banyak yang tidak mengenal mereka saja, sehingga banyak yang berpikir sama dengan ku. Rasanya malu sekali diri ini tidak mengenal saudara sebangsa dan setanah air. Well dari pertemuan itu aku tahu, jika aku ke Papua satu saat nanti, aku tidak perlu khawatir karena banyak saudara sebangsa dan seiman yang akan datang menemaniku disana. He2x…

15
Agu
07

Keberhasilan China Mengembangbiakan Panda

Panda memang hewan khas yang ditemukan di daratan China. Panda yang termasuk dalam keluarga beruang ini, juga terdaftar dalam hewan yang terancam punah. Bukan karena banyak dari hewan ini mati diburu pemburu liar, melainkan juga akibat menyempitnya luas habitat mereka.

Sadar, hewan khas mereka akan terancam punah Pemerintah pun langsung bertindak. Sama halnya dengan tindakan pemerintah kita dalam menyelamatkan orang utan, monyet khas Indonesia (apa iya..??). Tetapi, perbedaan antara China dan Indonesia jelas terlihat dari keberhasilan mereka mengembangbiakkan panda itu. Hari Selasa (14/08) lalu, media China XinHua mengabarkan berita kelahiran empat ekor panda di salah satu pusat rehabilitasi.

ceritanya tertuang di artikel di bawah ini ya…semoga kita bisa belajar dari mereka…

China Disemarakkan Dengan Kelahiran Empat Panda

Seekor panda betina di Pusat Pengembangbiakan Panda Chengdu di provinsi Sichuan China, berhasil melahirkan keempat anaknya dengan selamat, seperti yang disampaikan kantor berita ABC News, Selasa (14/08) lalu.

Kejadian ini tentu sangat menarik perhatian warga China, setelah tahun lalu beberapa dari hewan yang masuk dalam daftar binatang terancam punah di lokasi-lokasi rehabilitasi berhasil melahirkan 34 ekor anak lainnya.

Jiaozi, nama induk panda tersebut, sebelumnya diperkirakan hanya akan melahirkan tiga anak panda saja, yang dua diantaranya berjenis kelamin betina. Namun, sehari setelahnya Jiaozi kembali melahirkan seorang panda betina mungil lainnya.

Setidaknya untuk tahun ini, sudah ada 14 panda muda yang dilahirkan. Sembilan diantaranya ada di pusat pengembangbiakan di Chengdu dan lainnya di Wolong, seperti yang dilaporkan XinHua.

Selain mengabarkan kelahiran empat panda tersebut, petugas pusat pengembangbiakan Chengdu juga mengabarkan dari 34 panda yang dilahirkan tahun lalu yang berhasil bertahan hidup hanya 30 ekor.

Suci/ABC NEws/XinHua 128626.gif

15
Agu
07

Tujuh Hari Terperangkap di Sarang Buaya

Apa jadinya kalo selama tujuh hari kita terperangkap di sarang buaya? jawabannya, paling tidak jauh-jauh dari cerita si kancil kali yaaa. atau mau kayak pria asal Australia yang satu ini?

Seorang pria asal Australia terpaksa menginap selama tujuh hari di sebuah pohon yang dikelilingi oleh puluhan buaya muara, sebelum akhirnya diselamatkan oleh tim penyelamat Angkatan Udara menggunakan helikopter.

Menurut penjelasan David George, ia terperangkap di sarang buaya itu setelah terjerumus ke dalam rawa yang dipenuhi buaya saat menunggang kuda di sekitar sungai Johnstone, yang memang dikenal sebagai kawasan penangkaran buaya muara.

“Setiap malamnya aku diawasi oleh dua ekor buaya yang terus menerus menunggu di bagian bawah pohon dan terus memandangiku,” ujar George, pria Australia berusia 53 tahun itu kepada Reuters. “Yang bisa saya lihat hanyalah mata merah mereka yang bersinar dengan jarak sekitar enam meter dari pohon itu,” tambahnya.

Saat ditanyakan bagaimana caranya ia masih bertahan hidup selama itu, George hanya mengatakan “dua potong roti sandwich (roti lapis) lah yang menyelamatkanku”. George juga mengatakan bahwa ia terpaksa mengikat badannya dengan tali sekencang mungkin ke batang pohon agar tidak terjatuh saat ia merasa mengantuk.

Suci/ABC News

15
Agu
07

Roller Coaster Maut

Siapa sih yang gak suka permainan yang mampu memacu adrenalin kita..?? misalnya Roller Coaster, kora-kora di Dufan, atau yang terbaru Tornado…Mereka yang pemberani, penantang maut dan juga orang super penasaran, pasti mencoba segala permainan pemacu adrenalin itu..aku sih pernah coba naik “Kakaknya si Tornado”, kincir-kincir. well…u got that girl…jantung gua ser-seran, tangan berkeringat dan basah sebahas-basahnya, dan tenggorokan gua sakit habis teriak kencang-kencang. hahahaha, baru kali itu gua meremes tangan pendamping gua sekeras-kerasnya.

Yang bikin jantung ser-seran sih, selain dari efek dipontang-panting kan ke udara, juga karena terbesit pikiran gimana kalo penahannya lepas? nah, sepanjang permainan gua dah gak bisa bilang apa-apa deh…melayang entah kemana ni badan kalo itu kejadian. alhasil sekarang gua mikir kesekian kalinya deh kalo mau ikut permainan itu lagi. Jadi ingat, sama salah satu finalis ekstravaganza yang agak “Jowo” itu…dia juga lemes banget setelah dipaksaoleh teman-temannya ikutmain di dua permainan terbaru Dufan itu. bahkan sampe mual-mual dan pusing. kalo aku sih beruntung kagak sampe gitu. hehehehehe..

tapi, emang ada kejadian kayak begono?? well, U got to read my article about that man…tapi bukan berarti loe gak bisa main lagi, tetapi lebih ke…waspadalah!! waspadalah!!

“Roller Coaster” Tergelincir Di Jepang, Seorang Wanita Tewas

Bagaikan tengah menonton cuplikan film Final Destination III di kehidupan nyata, Sabtu lalu, seluruh pengunjung taman hiburan PRefektur Osaka, Jepang, dikejutkan dengan suatu kecelakaan kereta luncur atau roller coaster yang menewaskan seorang wanita.

Kecelakaan fatal itu juga melukai lusinan pengunjung lainnya, saat kereta permainan yang mereka tumpangi terlempar akibat tergelincir ke luar rel dan menabrak pagar, kata petugas di taman hiburan tersebut.

Petugas pemadam setempat menyebut satu perempuan tewas dan keseluruhan 21 penumpang dibawa ke rumah sakit karena cedera dan maupun untuk diperiksa kesehatannya akibat kecelakaan yang terjadi saat hari libur nasional itu.

Petugas taman hiburan tersebut belum menginformasikan penyebab kecelakaan tersebut. Namun, melaporkan telah menemukan bagian-bagian tangkai roda yang rusak tergeletak di tanah. “Kecelakaan fatal ini, kecelakaan yang serius, terjadi saat Hari Anak-anak, yang seharusnya menjadi saat yang menyenangkan bagi semuanya. Tidak pernah ada kecelakaan selama 35 tahun terakhir,” kata pemimpin taman tersebut, Saburo Yamada.

Suci/AFP/Ant
kaos05.gif

14
Agu
07

Gak Siswa Gak Alumni IPDN Sama Saja

Kalau baru-baru ini yang banyak dikomentari masih berkisar kelakuan kasar para siswa Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), lain pula dengan cerita kali ini yang diangkat di halaman pertama koran harian Warta Kota, tanggal 14 Agustus 2007.

Dengan judul, “Alumnus IPDN Siksa Tiga Limnas”, kita jelas dong maksudnya apa. Jadi tabiat kekerasan yang sudah menempel semenjak menjabat sebagai siswa IPDN tetap saja menempel hingga di jenjang karier. Alah bisa karena biasa, bukan?

Bagi yang belum tahu ceritanya, boleh deh clinguk dikit di tulisan ku kali ini. Menurut penulisan Warta Kota, si alumnus yang bernama Aswyne A Nasution (wah satu marga ni) itu, kini menunjukkan keberhasilannya dengan menjabat sebagai Lurah Tanah Sereal di Jakarta Barat. Kasus penyiksaan itu dimulai, saat ketiga petugas dinas perlindungan masyarakat (limnas) yang ia pimpin ditemukan tertidur pulas saat bertugas di kantor.

Melihat anak buahnya yang asik merajut mimpi, Aswyne pun naik pitam. Dengan geram ia membangunkan ketiga anggota tersebut, memaki-makinya, dan berujung ke aksi penyiraman air ke tubuh ketiga petugas tersebut. Tidak diceritakan sih apakah ketiganya lalu memberontak atau paling tidak sempat beradu argumen. TEtapi, yang jelas penderitaan batin ketiganya tidak berhenti di situ saja.

Aswyne menambah luka mereka dengan luka fisik. Bayangkan saja setelah puas caci maki dan menyiram, ketiga petugas itu di suruh push up!! Memangnya mereka siswa IPDN? (Nah, yang ini juga gak jelas). Selesai Push Up, mereka disuruh berguling-guling, sementara sang alumnus menginjak-injak tubuh mereka. Benar-benar tidak manusiawi. Bukannya mengingatkan dengan baik dan bijak, malah disiksa dari fisik hingga ke mental.

Parahnya lagi, kejadian itu berlangung d malam hari diakhir Juli lalu. Pantaskan seorang manusia merasa ngantuk di malam hari? toh itu kenikmatan dan kesempatan yang diberikan Allah untuk manusia beristirahat. Menurut kesaksian para petugas yang disiksa itu, mereka pun tertidur bukan dengan santai berebah di kasur. Melainkan cuma tidur di bangku dengan posisi duduk karena merasa sudah sangat lelah.

Hal ini tentu menggeramkan, namun kita juga tidak bisa menyalahkan seorang anak yang bertindak kasar karena didikan orang tuanya yang kasar bukan? jadi tidak saja semerta-merta kita bisa menyalahkan orang yang bertindak kekerasan. Tetapi, ada baiknya semua itu di telit. Karena saya yakin, semua itu ada akarnya baik sikap maupun tabiat kita. So, gimana kalo kita rubah cara mendidik anak maupun siswa dan mahasiswa yang termasuk kasar? yah…dimulai dari diri kita dan sekeliling saja deh.

14
Agu
07

Harimau Berkaki Tiga Selamat Dari Teror Manusia

Setelah tiga tahun melakukan pemotretan dengan menggunakan kamera trap —kamera sensor tubuh yang mampu menjepret makhluk apa saja yang melintas di depan kamera itu — pertengahan Maret dan awal Mei lalu terjepret harimau aneh di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Harimau Sumatera berjenis kelamin jantan itu hanya memiliki tiga kaki. Sementara kaki depan sebelah kanan buntung hingga pergelangan.

070706_sumatra_tiger_hmed_10ahmedium.jpg

“Harimau ini baru pertama kali tertangkap kamera. Dari kondisinya, kami menduga kaki harimau itu buntung akibat terjebak jerat yang dipasang orang. Tapi, jerat itu bukan di kawasan Tesso Nilo,” ujar Koordinator Monitoring dan Survey Harimau WWF, Sunarto, kepada Jurnal Nasional melalui telepon, Jumat (6/7).

Meski hanya berkaki tiga, kondisi harimau itu cukup sehat, kata mahasiswa program doktor jurusan Pengelolaan Satwa Liar, Virginia Tech, Blacksburg Virginia, Amerika, ini. “Harimau itu mampu bertahan hingga sekarang,” katanya. Walau begitu, kata Sunarto, pihaknya akan terus memantau keberadaan harimau buntung tadi.

“Kami akan fokuskan perhatian ke harimau itu. Kita ingin pastikan kalau harimau itu benar-benar sehat.” Sunarto mengatakan, saat ini populasi harimau Sumatra terancam punah. Menurut informasi narasumber Taman Nasional, diduga harimau tersebut mengunyah kakinya sendiri agar dapat terlepas dari jeratan pemburu liar.

Jelas, aktivitas pemburuan liar mengancam harimau-harimau tersebut. Bahkan, kini jumlahnya hanya sekitar 400 ekor saja. Lantaran itu, katanya, pihaknya bersama WWF, Balai Taman Nasional Tesso Nilo dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau akan terus melakukan upaya konservasi.

Tidak itu saja, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap bahaya jerat bagi keselamatan satwa juga dilakukan. Keberhasilan harimau tersebut tetap hidup telah mengajarkan kepada kita bahwa kekuatan alam dan kemauan untuk tetap hidup mampu mengalahkan berbagai rasa sakit. Sekaligus menunjukkan bahwa manusia telah banyak menyakiti makhluk hidup lainnya yang bersama-sama menghuni bumi. Juga menunjukkan masih adanya tindakan perburuan liar terhadap hewan yang terancam punah tersebut.

threeleg_1505791.jpg

 

Berdasarkan data WWF, sejak tahun 2005 WWF bersama tim anti perburuan BKSDA Riau telah menyita sedikitnya 101 set jerat. Sebanyak 75 jerat berada di dalam kawasan lindung Tesso Nilo dan Rimbang Baling. Dari jumlah jerat itu, 23 di antaranya merupakan jerat khusus untuk harimau. Sementara sisanya untuk menjerat babi hutan, kijang, rusa, dan beruang madu.

Jerat-jerat ini tidak saja hanya mengancam populasi harimau, tapi juga akan bisa memicu konflik. Sebab, jika harimau terluka, biasanya dia akan mencari mangsa yang lebih lemah. “Mangsa ini kan adanya di permukiman penduduk. Kalau harimau sudah masuk ke permukiman, apa yang terjadi?” kata Sunarto mengkhawatirkan kejadian itu.

Suci DH/Abdul Aziz/Jurnal Nasional

14
Agu
07

Anak ke-18 Untuk Pasangan Duggar

Yah, kalo kita hidup di Indonesia setidaknya pada zaman 60 – 80′an, judul di atas tidak terlalu mengagetkan. Tetapi, jika yang mengalaminya adalah manusia di era saat ini dan berada di kawasan Amerika? itu dia…. hehehe…simak aja deh tulisanku yang sudah dimuat di koran Jurnal Nasional.

duggar_family.gif

TERNYATA proyek Keluarga Berencana tak berlaku untuk pasangan Duggar asal Arkansas, Amerika Serikat. Terbukti sejak menikah 20 tahun yang lalu, kini keluarga Duggar memiliki 17 anak dan yang mengejutkan lagi mereka tidak berencana untuk berhenti memiliki anak.

Anak tertua pasangan Jim Bob dan Michelle Duggar, kini telah berusia 19 tahun dan yang termuda berusia 2 tahun, sebelum anak ke-17 Duggar lahir, Jennifer Dannielle Duggar. Pasangan Duggar memiliki tujuh anak perempuan dan 10 laki-laki.

Saat ditanyakan apakah mereka akan berhenti untuk melahirkan anak, Michelle menjawab, “Kami sangat mencintai anak-anak dan kami tetap ingin memiliki mereka lagi”. Begitu pula dengan Bob, “Kami sangat bersyukur jika Tuhan akan memberikan kami anugerah lainnya”.

Pasangan Duggar dan ke-17 anaknya yang setiap namanya berawal dari huruf J itu, tinggal bersama di sebuah rumah yang memiliki luas 650 meter persegi di Tontitown. “Kami juga bersyukur kepada Tuhan karena semuanya berjalan dengan sangat baik hingga saat ini,”ujar Bob.

Selain memiliki jumlah anak yang cukup banyak, fakta lainnya yang akan membuat kita terperangah adalah keluarga Duggar diperkirakan telah mengonsumsi popok anak-anak sebanyak 90 ribu buah dimulai dari anak pertamanya, dan Michelle diperhitungkan telah hamil selama 126 bulan atau 10,5 tahun.

Suci/XinHua

14
Agu
07

Hotel Pertama Luar Angkasa Dibuka 2012

Bersiap-siaplah bagi Anda yang suka bepergian berdarmawisata. Rencananya tahun 2012, hotel luar angkasa pertama akan selesai dibangun. Investor terbesar yang bergabung dalam rancangannya, menurut media XinHua berasal dari Uni Emirat Arab dan Jepang.

Hotel yang diberi nama Galactic Suite akan mulai di reservasi tahun 2008 mendatang, ujar direktur perusahaan pembangunannya Xavier Claramunt kepada wartawan, Jumat lalu.

wwwreuterscom.jpg

Galactic Suite nantinya akan membawa para pengunjungnya berkeliling dunia selama 80 menit,” katanya. Claramunt menambahkan, rancangan hotel tersebut nantinya akan terdiri dari lima modul serupa kamar yang terbuat dari alumunium.

Tiga diantaranya akan menjadi kamar butik yang akan diisi dengan berbagai perabotan mini karena ukuran kamar yang juga tidak terlalu lebar. Selain ruangan yang tidak mencukupi juga dikarenakan sifat benda-benda tersebut yang jelas akan mengambang saat berada di kawasan nol gravitasi, tambahnya.

“Tantangan dari rancangan hotel ini jelas terletak dalam pembangunan kamar mandinya,” ungkapnya. Namun, secara gamblang ia menggambarkan nantinya para tamu yang ingin merasakan mandi di luar angkasa akan masuk ke sebuah ruangan spa dimana buih-buih sabunnya sudah mengambang.

Para tamu nantinya juga akan diizinkan untuk ikut serta dalam berbagai eksperimen di luar angkasa, yang jaraknya sekitar 450 kilometer dari bumi.

Saat ditanyakan berapa jumlah dana yang perlu dikeluarkan oleh seorang pengunjung, Claramunt mengatakan karena ini hotel untuk yang pertama kalinya, harga masih sangat mahal yaitu berkisar 3,99 juta dolar untuk tiga hari. Jadi kurang lebih 1 juta dolar per harinya.

Meskipun demikian, sang direktur menganggap harga itu masih pantas dan masih bisa dibeli oleh 40.000 orang di dunia ini. Menurutnya, harga tiket tersebut jauh lebih murah dibandingkan harga yang harus dikeluarkan Dennis Tito, wisatawan luar angkasa 2001 lalu, yang mengeluarkan uang sebanyak 20 juta.

wwwreuters2com.jpg

Tetapi, bagi saya yang sepertinya cuma mimpi bisa melihat bumi dari bulan, rasanya juga akan sekedar hayalan bisa menginap di hotel yang cukup lumayan sangat mahal itu. hahahaha…berbeda bagi para jutawan kita. Ayo dari pada uang nya dipake berlibur tidak berguna, mending ke hotel luar angkasa itu saja, toh bagus juga untuk pendidikan antariksa. Bener gak….???

Suci/XinHua




a

 

Agustus 2007
S S R K J S M
« Jun   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

see this guys

foto bareng teman-teman kampus yang jauh-jauh datang

kegirangan seluruh rangkaian selesai

rancak-rancak datuk dari madiun..hahaha

sah jadi nyonya agus DD

merajut cinta di kepulauan seribu

perlengkapan snorkling siap

More Photos

Blog Stats

  • 37,106 hits